Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Berapa usia Ideal Bagi Perempuan Untuk Menikah?

24 Sep 2013 - 08:26 WIB

Wedding PicturesJaman dahulu dan sekarangtentulah berbeda, kalau di jaman dahulu seorang perempuan usia 17 tahun harus sudah menikah jika di atas 20 tahun belum menikah maka dia akan disebut perawan tua. Namun, tidak demikian dengan jaman sekarang seiring dengan kemajuan teknologi, tingginya tingkat pendidikan dan juga kemajuan ekonomi para perempuan sekarang lebih berani untuk berhubungan (dalam artian “berkencan”) dengan berbagai banyak karakter pria sehingga mereka pun memiliki banyak pilihan.

Banyak pro dan kontra mengenai usia ideal bagi seorang perempuan untuk menikah terlepas itu dari nilai-nilai norma adat atau pun agama, ada baiknya yuk kita simak satu persatu, kira-kira usia berapa sih idealnya bagi seorang perempuan untuk menikah?


Menikah pada usia 22-25

Di usia ini adalah saat-saat kita baru saja lulus dari perguruan tinggi di mana kita merasa bahwasannya hidup ini sungguh indah, mungkin kita sedang menjalin hubungan dengan teman sekolah kita di SD, SMP atau teman kuliah kita dan ini di saat-saat kita memulai karir di mana kita merasa bahagia dengan orang-orang yang berada di sekitar kita.

Positivenya : Jika Kita dan pasangan berada di usia yang sama saat memiliki anak kita akan menjadi orang tua yang masih mudah, Bahkan saat anak kita lulus perguruan tinggi kita masih di usia 40-an di mana kita akan memulai petualangan baru sebagai pasangan dan juga bisa menemukan diri kita sendiri sebagai pasangan. Yang menakjubkan di usia ini kita sudah memiliki kesempatan memiliki keluarga besar!

Negativenya : Ketika kita berada di bawah 25 tahun mungkin kita belum begitu mengenal diri kita dengan sangat baik terutama untuk apa yang kita lakukan untuk kehidupan kita, apakah benar-benar yang terbaik? Kita juga mungkin tidak bisa mempercayai pasangan kita karena saat itu yang ada di dalam otak kita hanyalah hal indah. Maka jangan terkejut jika 20 tahun mendatang tiba-tiba kita akan menjadi sangat terbelakang dan akan membutuhkan anak-anak kita untuk mengajari kita tentang dunianya karena saat itu kita sibuk membesarkan anak-anak dan tidak berkesempatan mengikuti perkembangan jaman khususnya bagi seorang perempuan yang mengabdikan waktunya sepenuhnya untuk anak-anak mereka.
Menikah pada usia 25-30

Orang bilang di rentang usia ini adalah usia keemasan bagi seorang perempuan, di mana mereka mulai memiliki karir bagus dan juga tahu apa yang dia lakukan untuk hidupnya. Menemui dan berhubungan dengan pria 30-an akan membuat dia merasa sebagai seorang bintang.

Positivenya: Kita mengakhiri masa lajang kita dengan sempurnah karena kita ada bersama dengan seorang pria di level yang sama dalam hal karir dan ekonomi, di mana kita memiliki kesempatan untuk menikmati hidup dengan cara yang sama karena kita tahu apa yang kita inginkan dalam pernikahan ini. Tentunya, yang menjadi faktor utamanya aalah kematangan karir dan ekonomi membuat kita lebih mudah menyamakan persepsi tujuan dari sebuah pernikahan.

Negativenya: Menikah di usia ini merupakan hal yang sangat sulit bagi beberapa perempuan saat dia melahirkan seorang anak, dia akan berpikir keras bagaimana membesarkan anaknya karena dia tidak ingin kehilangan karir dan juga penghasilan yang cukup besar. Karena bisa jadi di usia ini seorang perempuan memiliki penghasilan yang lebih tinggi dari seorang lelaki. Walaupun semua dikembalikan ke pribadi masing-masing dan perlu di diskusikan dengan pasangan tentang bagaimana membesarkan anak-anak? Apakah kita akan memilih karir saja? Memilih anak? atau keduanya, tentunya keterbukaan dalam berkomunikasi memang dibutuhkan agar tidak terjadi perselisihan.
Menikah pada usia 30-35

Menikah di usia ini adalah benar-benar menikah di mana kita sudah settled dalam hal karir dan juga keuangan, di mana kita bisa menentukan sapa pria yang akan kita ajak menikah, bukan lagi seorang pemuda akan tetapi benar-benar seorang pria matang dewasa. Kita memiliki banyak kesempatan untuk memilih siapa yang akan menjadi pasangan kita.

Postivenya: Karena kematangan ekonomi dan finansial ini seorang yang menikah di usia ini kemungkinan bercerai sangat sedikit, lucu memang jika angkah perceraian dikaitkan dengan ekonomi sebuah keluarga akan tetapi tidak bisa dipungkiri kalau pertengkaran banyak dipicu karena keadaan ekonomi sebuah keluarga. Lihat saja kejahatan yang terjadi akhir-akhir ini? semua terjadi karena keadaan ekonomi seseorang. Naudzubillah.

Negativenya: Di usia ini bisa jadi seorang perempuan akan mengalami masalah kesuburan, akan sedikit sulit baginya untuk memiliki anak. Kekhawatiran untuk melahirkan anak lebih besar.
Menikah pada usia 35-40

Bisa dibilang di usia ini adalah usia terlambat untuk seorang perempuan untuk menikah. Meski pun banyak hal yang bisa dilakukan di usia iniapalagi dengan kematangan karir dan finansial.

Positivenya: Begitu menemukan seseorang yang cocok karena kita sudah menanti begitu lama maka kita tidak akan berpikir siapa dan bagaimana pesta akan kita adakan karena secara finansial kita tidak kekurangan dan menikah benar-benar untuk kehidupan kita dan kita tahu bagaimana memaknainya.

Negativenya: Masalah hamil dapat menjadi masalah serius sekarang , karena kemungkinan infertilitas meningkat 15-32% pada usia ini , Anda hanya punya kesempatan 33 % untuk hamil ( sebagai lawan 50 % ketika Anda di bawah 35 tahun ) .
Menikah pada 40 +

Pada usia ini biasanay seorang perempuan sudah ada pada tahapan seorang yang independent, kolam kencan pun akan dipenuhi dengan ikan-ikan dari pria-pria matang yang mungkin saja sehabis bercerai karena pernikahannya gagal atau mereka yang sama dengan Anda yang manunggu waktu tepat untuk melakukan sebuah pernikahan. Tentu saja Anda akan merasa menjadi primadona.

Positivenya: Karena di usia ini biasanya seroang wanita sudah memiliki karir dan finansial yang matang, dan pilihan teman kencan pun sedikit ramping akan tetapi akan sangat mudah untuk Anda mengejar siapapun jika mau. Dan begitu Anda menemukan pasangan dan dia meminta Anda untuk melakukan banyak hal penyesalan tak begitu banyak karena anda sudah melakukan banyak hal selama melajang baik itu untuk kehidupan Anda sendiri, karir, orang tua maupun saudara.

Negativenya: Anda membutuhkan seorang profesional jika ingin memiliki seorang anak karena tingkat kesuburan Anda untuk memiliki anak sangat sedikit dan juga Anda harus berpikir bagaimana pendidikan dia nanti karena usia Anda sekarang juga sudah 4o tahun. Namun, jika secara financial Anda memangs udah settle dan Anda sudha mempersiapkannya hal ini juga tidak akan menjadi masalah karena mungkin Anda memiliki alasan kenapa menunda pernikahan.


Sumber Artikel: kleinslines.com di tulis oleh Amy Kleins dalam “Fertility Diary”

Yang ingin menyampaikan pertanyaan bisa menuliskan email di: h.hanila@gmail.com sebisa mungkin saya akan membantu :)


TAGS   Usia Ideal Wanita Menikah / Resiko Perniakan Terlambat / Perawan Tua /