Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Upaya PLN bersih sudah dijalankan

20 Oct 2013 - 20:31 WIB

Saat mendengar seseorang bekerja di PLN maka yang ada di otak saya adalah dia berladang di ladang yang basah. Saya belajar dan mengetahui bahwasannya mereka yang bekerja di sana akan sangat mudah mendapatkan uang, selain gaji dan tunjangan yang mereka terima. Saya pernah melakukan test untuk bekerja di sana tapi saya belum beruntung karena mungkin dari beberapa calon hanya saya yang berpendidikan rendah, lulusan Diploma satu. Heran, bagaimana seorang lulusan Diploma satu bisa mengikuti serangkaian test itu, ya anggap saja saya sedang beruntung.

Namun, beberapa tahun terakhir ini saya mendengar bahwasannya PLN memiliki system baru, salah satunya saya cukup menelpon 123 untuk menyampaikan keluhan, cukup membantu dan memerikan informasi. Saya rasa system ini salah satu bentuk upaya PLN bersih yang sedang kita bicarakan belakangan ini.

Banyak orang yang pesimis apakah bisa salah satu perusahaan negara yang bergengsi ini bisa bebas dari korupsi? Pada awalnya saya sendiri juga pesimis saat kepemimpinan Bapak Dahlan Iskan menyampaikan niat baiknya ini, akan tetapi saya harus mengakui kalau upaya PLN bersih sudah dijalankan.

plnbersihUpaya yang sudah berjalan

Saya hanya menyebutkan dari apa yang saya tahu sebagai masyarakat awam yang tidak tahu banyak, bukan sebuah hasil observasi namun pengamatan perkembangan PLN di daerah kecil kami di Malang selatan.

Katakanlah layanan telpon 123, jujur saya akui hal ini sangat mengurangi angka korupsi dari para karyawan, karena pemasangan bisa dilakukan melalui saluran telephone dan pembayaran pun bisa dilakukan langsung ke rekening atau account PLN. Tak hanya layanan pasang baru, tambah daya akan tetapi keluhan pelanggan juga dilayani, ini sebuah upaya cerdik.

Selain layanan telephone 123, di sana juga disosialisasikan secara jelas berapa biaya pasang baru atau pun tambah daya sehingga masyarakat pun mengerti dan tidak bertindak ceroboh dengan memasang atau menambah daya melalui calo, segala sesuatu terasa lebih transparan bagi masyarakat.

Pembayaran tagihan pun kini sudah bisa dilakukan di loket-loket perusahaan rekanan PLN secara perorangan, walaupun masih ada satu lingkungan yang melakukan secara kolektif.

Dan yang paling baru untuk masyarakat pedesaan saya adalah dengan adanya listrik prabayar atau memakai pulsa, hal ini membuat masyarakat lebih hemat karena mereka bisa mengatur pemakaian listrik sesuai kebutuhan mereka.

Kendala dari upaya PLN Bersih

Dalam suatu upaya pastinya ada kendala yang menghambat, dan dalam upaya ini yang menjadi kendala adalah orang-orang di dalamnya. System dibuat oleh manusia akan tetapi semua tergantung pada para pelaku atau yang menjalankan system tersebut. Dan juga semua dikembalikan lagi ke masyarakat apakah mereka mengerti tentang system yang sudah berjalan ini? Jika tidak, praktek korupsi masih akan kita temukan di sana karena mereka menganggap mereka bisa mendapatkan sesuatu dengan mudah jika membayar lebih, padahal setiap orang dikenakan biaya yang sama.

Perlu lebih disosialisasikan lagi ke masyarakat mengenai system yang sudah mulai berjalan ini agar mereka tidak terjebak pada mata rantai yang kita pikir bisa kita putus ini. Dan upaya ini sudah dijalankan karena Dirut dari PLN Pak Nur Pramudji sering aktif di forum-forum nasional berbicara membawakan tema anti korupsi. Tidak hanya berbicara akan tetapi juga ingin mendengarkan pendapat masyarakat melalui para blogger dengan mengundang mereka dalam acara Blogdetik yang bertajuk #BloggerBicaraPLNBersih dan juga memberikan kesempatan untuk para blogger untuk bercerita dan memberikan pendapat mengenai upaya PLN Bersih melalui blog mereka.

Sebuah harapan

Sebagai masyarakat kami berharap semua masyarakat bisa merasakan terangnya dunia sehingga bisa melihat keindahan dunia lain dengan mendapatkan penerangan secara masuk akal sehingga memiliki listrik di rumah mereka bukanlah sebuah impian belaka karena masih banyak masyarakat yang tak terjangkau mendapatkan penerangan listrik. Jika dulu kita pernah mendengar “Listrik Masuk Desa” mungkin sekarang perlu ada “Listrik Masuk Pelosok Desa“.


TAGS   Upaya PLN bersih /