Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Apakah Anda Sibuk?

5 Nov 2013 - 19:21 WIB

Apakah Anda sibuk?Benarkah Anda sedang sibuk? mungkin Anda akan marah saat saya tanya demikian sambil melotot Anda akan bilang “memangnya kamu gak lihat apa segini banyaknya kerjaan saya?” tenang saja, itu hanya pertanyaan dan akhir-akhir ini work flow di kantor saya kelihatannya sedan sangat crowded banget sehingga kata ’sibuk’ seakan menjadi favorit.

Akan tetapi, pernahkah terlintas dalam pikiran kita jika kesibukan kita tersebut tidak cuma membuang-buang waktu dan energi kita saja? Saya pernah! Kenapa saya pernah berpikir kalau kesibukan saya ternyata hanya membuang-buang waktu belaka? Berikut jawabannya.

Saya tidak menyukainya

Ya, saya melakukan hal yang tidak saya sukai. Saya melakukan itu karena terpaksa dan saya merasa harus saja, sehingga apa yang saya lakukan pun tidak ada perkembangan. Karena memang saya tidak memiliki passion untuk mengerjakannya, alias asal-asalan.

Tidak menyadari potensi diri

Saya terjebak dalam sebuah keadaan yang membuat saya merasa nyaman di sana sehingga saya lupa kalau sebenarnya saya mampu melakukan lebih dari itu. Di samping itu ada rasa takut, jika saya meninggalkan kesibukan saya kali ini maka saya akan gagal atu tidak berhasil. Akhirnya saya mencari tahu tentang faktor-faktor yang menghambat potensi diri saya.

Malas

Entah apa penyebabnya, saya merasa malas untuk memulai hal-hal baru. Saya malas memulai sesuatu dari awal kembali, padahal saya sudah mulai bosan dengan kesibukan saya ini. Saya sudah merasa aman dan nyaman di sini sehingga saya tidak menyadari waktu terus berjalan dan suatu ketika saya menemukan titik jenuh, barulah saya merasa yakin kalau saya harus segera meninggalkan kesibukan saya ini.

Bukan bidang saya

Saya dulu pernah bekerja di suatu tempat, saat pertama kali menerima pekerjaan itu saya berpikir itu adalah pekerjaan yang saya inginkan, ternyata saya salah! Saya tidak menikmati setiap detik waktu mengerjakan kewajiban-kewajiban saya, sehingga design-design yang saya ajukan sering kali kaku dan percayalah saya sampai harus melakukan revisi sampai 6 kali untuk sebuah iklan kecil di koran atau majalah!

Namun, pada suatu hari manager saya mendekati saya dan mengatakan kalau saya bisa enjoy dan lebih bisa menyelesaikan pekerjaan saya jika saja saya mau berpikir bahwasannya saya menyukai design grafis, karena kuliah yang saya ambil pun memang jurusan Design Grafis. Manajer saya menjelaskan, bahwasannya apa yang saya kerjakan ini bagian dari marketing yang akan memberi saya kesempatan bertemu dengan banyak orang! itu dia, bertemu dengan banyak orang adalah hal yang saya sukai!

Namun, dari kesalahan-kesalahan saya di atas saya pun belajar bijaksana bahwasanya saya juga harus realistis dengan keadaan. Terkadang kita berada di posisi di mana kita memang harus mulai mencintai yang kita kerjakan sehingga kita bisa memetik hasil yang luar biasa dan kesibukan kita pun menjadi kesibukan untuk hal yang benar.

Jadi, saat ada yang bertanya lagi “Apakah kamu sedang sibuk?” maka kita bisa menjawab dengan santai dan yakin bahwasannya kita memang sedang sibuk menyusun tangga untuk menggapai mimpi kita karena kita saat ini sudah melakukan hal yang benar atua tepat untuk diri kita.

Saya berpikir, bahwsannya ALLAH sudah memberikan kita banyak kesempatan untuk mencoba banyak hal, kesempatan untuk meraih impian kita jangan sampai kesalahan-kesalahan kecil yang bersumber dari diri kita seperti melakukan hal yang tidak kita sukai, malas, tidak menyadari potensi yang ada di dalma diri kita, terjebak melakukan hal-hal yang menurut kita nyaman hanya karena kita takut membuat kita menyesal dengan berkata “Andai saja aku dulu….” karena waktu itu sungguh tak dapat diulang.

Good luck!

*gambar diambil dari google.com


TAGS   Buku Marketing / Motivasi /