Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Faktor pendukung Sales

8 Nov 2013 - 09:03 WIB

sell-more-do-more

Sebagai seorang sales bagi saya mencapai target adalah hal yang sangat penting. Saya selalu berpikir bagaimana agar target tercapai dan ini bukan semata-mata demi bonus penjualan yang akan saya terima jika target tercapai. Meskipun jujur hal ini menjadi salah satu hal yang memotivasi saya, akan tetapi ada banyak masalah yang akan berimbas kesemua department jika target tak tercapai.

Untuk mencapai target ternyata kerja keras saja tak cukup, ada hal lain yang kita butuhkan seperti:

Kestabilan emosi

Dengan emosi yang stabil kita bisa bekerja lebih nyaman. Di detik-detik tutup buku kita menemui kenyataan bahwasannya ternyata target masih belum tercapai, apa sikap kita menanggapinya? Dan bagaimana menanggapi tekanan dari atasan karena sudah pasti atasan akan reseh melihat target kita yang masih jauh dari harapan. Di sinilah kemampuan mengelola emosi dibutuhkan agar bisa tetap fokus mencapai target dengan sisa waktu yang ada.

Kemampuan memotivasi diri

Hal ini berhubungan dengan postingan saya sebelumnya mengenai self motivated atau motivasi diri yang sangat dibutuhkan saat kita sedang down atau di titik lemah. Motivasi diri yang akan membakar semangat kita kembali.

Kepercayaan diri

Percaya dengan kemampuan diri bahwa kita bisa mencapainya. Apakah ini perlu? sudah pasti! Kalau kita sendiri saya gak percaya sama kemampuan diri kita sendiri, bagaimana kita bisa meyakinkan orang lain? Akan sangat sulit.

Punya keyakinan yang tinggi dengan bantuan Tuhan YME

Sebagai mahluk Tuhan yang beriman, kita harus yakin bahwasannya tak ada yang tak bisa bagi-Nya. Ingat selalu untuk berdo’a saat sebelum dan sesudah menjalankan tugas kita. Banyak berdo’a tak pernah salah, karena sesungguhnya semua do’a itu dijawab oleh-Nya.

Kepandaian fokus dengan target

Fokus dengan apa yang ingin kita capai, jangan berfokus untuk hal-hal yang tidak ingin kita capai. Fokus dan fokus sehingga timbul keyakinan tidak mungkin tidak, ini salah satu cara pula menumbuhkan mental positive dalam diri kita. Dalam tahapan ini kita bisa melakukan visualisasi. Percaya atau tidak kemampuan menvisualisasikan tujuan yang ingin kita capai itu ternyata bisa menyentuh alam bawah sadar kita untuk mewujudkannya. Tak semua orang pandai melakukan visualisasi tapi dalam artikel saya yang lain saya akan coba bahaskan bagaimana agar kita bisa melakukan visualisasi.

Dalam contoh kasus; Saat memasuki tanggal 20-an ternyata target penjualan saya belum tercapai, akan tetapi saat itu saya yakin bakal ada penjualan dengan nilai besar yang menutupi kekurangan itu. Boss saya sudah reseh dan bertanya mulu, bagaimana ini dan bagaimana itu? Saya sampai agak risih dan pusing! Namun, saya yakinkan dia kalau saya masih memiliki beberapa potential client di list saya yang pasti akan membeli. Lagi pula, 10 hari itu waktu yang cukup lama.

Dalam kondisi tertekan seperti itu, kreatifitas saya semakin muncul bagaimana mendapatkan penjualan. Target lebih persempit dan saya visualisasikan bahwasannya mereka-mereka ini sudah pasti akan melakukan pembayaran. Dan alhamdulilah, target penjualan kami tercapai.

Inti dari 5 point di atas sebenarnya adalah menanamkan mental positive dalam diri kita, kegiatan menjual itu sangat menyenangkan karena ada beberapa unsur yang memang harus kita masukkan seperti kemampuan bernegosiasi, persuasif, berkomunikasi dan melatih diri bermental tangguh plus positive.


TAGS   Faktor pendukung berjualan / Sales dan Marketing /