Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Jangan terjebak sebuah GAME

1 Dec 2013 - 14:32 WIB

Untuk menghilangkan penat saat bekerja masing-masing dari kita memang memilih banyak cara, ada yang memilih hang out di mall sambil tebar pesona (berlaku untuk yang single), nongkrong di kafe bersama teman-teman dengan tujuan hanya ngobrol-ngobrol ringan atau bahkan sengaja juga untuk tebar pesona, dan ada juga yang memilih ke karaoke karena musik ternyata bisa membuat otak kita lebih rilex.

Apapun cara kita menghilangkan penat, ternyata kita harus lebih berhati-hati dengan yang namanya “GAME”. Game ini dimainkan baik di lapyop atau komputer kita, smart phone atau table yang kita miliki. Banyak sekali aplikasi game menarik yang dapat di download secara gratis sehingga semakin merangsang kita untuk terus dan terus memainkannya.

Nah, yang lucu nih yang ketagihan dengan game-game ini sekarang bukan lagi anak-anak akan tetapu para orang dewasa. Lihat saja Candy Crush, permainan ini sebenarnya tidaklah susah akan tetapi membuat penasaran sehingga yang memainkannya selalu memiliki rasa ingin bermain lagi dan lagi karena penasaran dengan level-level berikutnya.

Saya juga memainkan game ini di sela-selah waktu senggang saya

Saya juga memainkan game ini di sela-selah waktu senggang saya

Rasa penasaran ini tak jarang juga membuat para pemainnya rela mengeluarkan uang demi mengobati rasa penasaran ini.

Permainan semcam Candy Crush yang saya sebutkan di atas memang gratis, jadi bagaimana kita kadang terpaksa harus mengeluarkan uang demi membayar rasa penasaran kita:

Kenaikan Level, saat kenaikan level kita diminta untuk unlock “jembatan” agar bisa memainkan level berikutnya. Sebanranya sih kenaikan level bisa dilakukan dengan cara “ask friend” untuk membantu unlock akan tetapi jika teman-teman sedang tidak Online dan kita tidak sabar memainkan level berikutnya, maka tidak ada jalan lain selain membayarnya dengan harga sekian dollar, tidak mahak sih…sekitar USD 1,2 tapi kalau dimainkan di cell phone maka akan menyedot pulsa.

Membeli senjata, pada saat kita memainkan gama ini di level tertentu kita tidak bisa mengatasi rintangan-rintangan yang ada dan kita merasa bisa mengatasi rintangan tersebut dengan senjata tertentu, oleh karena yang gratis tidak tersedia akhirnya kita membeli juga. Karena dengan memakai senjata ini sudah pasti kita bisa menyelesaikan level yang cukup susah itu.

Membeli Move, jadi dalam beberapa level kita memang diminta menyelesaikan level itu dengan dibatasi “50 move” misalnya, semua itu tergantung tingkat kesulitan game itu sendiri. Nah, kadang kita terjebak dalam situasi kurang satu atau dua move saja bisa menyelesaikan level itu akan tetapi karena sudah “out of move” akhirnya kita tidak bisa menyelesaikannya. Di sinilah peran mereka menjual “move”.

Bermain game itu memang mengasyikkan dan cukup menghibur, akan tetapi hati-hatilah jangan sampai kita ada pada tingkat ketagihan, sampai lupa waktu dan mengeluarkan banyak uang demi sebuah permainan. kecuali Anda seorang “Progamers” yang memang menghasilkan uang dari game yang Anda mainkan.

Kita sudah dewasa, sikapi dengan bijak kebutuhan yang sifatnya hanya leisure ini, ingatlah bahwasannya kita butuh waktu yang lebih banyak untuk diisi dengan kegiatan yang lebih produktif.


TAGS   Leisure / Game / obrolan dewasa / Cerita Dewasa /