Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Memaafkan Masa Lalu Pasangan

10 Mar 2014 - 11:42 WIB

Masa Lalu

Memaafkan masa lalu yang menjadi bagian dari kehidupan pasangan kita

Kita sepakat jika semua orang memiliki masa lalu, kalau bicara tentang masa lalu di sini memang bukan hal yang patut dibanggakan akan tetapi lebih pada hal yang mungkin tidak ingin diungkapkan atau dirahasiakan.

Kenapa sebuah masa lalu di rahasiakan? Ada banyak alasan, dan saya pun tak akan menulis tentang “Right” and “Wrong” karena setiap orang berhak memilih keputusannya sendiri.

Begitu pula dengan diri kita dan pasangan, tentunya masing-masing dari kita memiliki pula masa lalu yang bisa jadi pasangan kita tahu dan bisa jadi juga tidak tahu. Dan masa lalu ini pun kelak mungkin bisa menjadi pengganjal pernikahan kita dengan suami jika masa lalu ini berhubungan dengan pacar atau teman dekat pasangan. Kenapa begitu? Karena mungkin saja hubungan mereka berakhir tidak dengan cara baik-baik sehingga melihat kita dan pasangan kita bahagia bersama kita dia pun menjadi dendam atau iri.

Artikel ini berawal dari sebuah email yang masuk ke inbox saya, sebuah curhat singkat yang menyatakan kalau dia menemukan foto-foto pacarnya yang akan dia lamar ini yang (maaf) menunjukkan payudaranya ke mantannya, kontan saja dia marah dan jadi ragu apakah dia harus melanjutkan pernikahan itu?

Saya menjawab pertanyaan dia dengan beberapa pertanyaan yang nantinya bisa dia jadikan pertimbangan:

  • Sebesar apa keyakinan kamu untuk hidup bersamanya
  • Apakah keyakinan dan cinta kamu mengalahkan rasa marah dan tidak suka karena tindakan pacar kamu
  • Pernah tidak kamu melakukan hal yang mungkin memang tidak sama yang dilakukan pacar kamu akan tetapi yang equal dengan itu, sudahkah pacar kamu tahu? Apakah dia memaafkanmu.
  • Sudahkah pacar kamu mengakui dan meminta maaf padamu dan apakah kamu bisa memaafkannya?

Tidak semua rahasia masa lalu itu diketahui pasangan kita selama kita tidak menyimpan rasa bersalah kepadanya. Karena semua orang memiliki masa lalu dan pernah salah.

Dan jika pun kita mengetahui masa lalunya yang membuat kita marah, kita tetap tidak boleh menutup mata jika sekiranya sekarang dia sudah berjanji dan tidak pernah melakukannya lagi dalam artian dia menyesal dengan perbuatannya lalu kita memaafkannya yang berarti kita harus melupakan kesalahannya, sekalipun kelak kita tidak boleh mengungkitnya lagi. Kenapa tidak boleh? Karena kita sudah memutuskan memaafkannya dan hidup bersamanya.

Lalu, jika kita tidak dapat memaafkannya, berarti kamu harus ambil langkah mundur atau meninggalkannya daripada kita tidak pernah bisa melupakan kejadian itu dan itu selalu menjadi ganjalan pernikahan kita dan juga tidak bisa menerimanya karena menikah kan seumur hidup hanya sekali, bersama dia kita akan menghabiskan hidup.

Lalu dia memberikan jawaban bahwasannya dia memutuskan untuk memaafkan pasangannya dan bermaksud menikahinya, akan tetapi dia masih melontarkan pertanyaan lagi yaitu bagaimana jika orang-orang tahu? tetangga tahu? orang tua tahu? Yang pasti jika orang tua tahu, kemungkinannya adalah marah besar dan tetangga akan menggunjingkannya, maka tugas kita sebagai pasangan adalah memberikan support padanya, bukan ikut menyalahkannya karena kita tahu dia dulu memang salah, apalagi sudah meminta maaf kepada kita dan kita sudah memaafkannya.

Kejadian yang terjadi pada pasangan yang sudah kita maafkan sebelum bersama kita dan dia tidak pernah mengulanginya lagi tidak boleh dijadikan senjata saat hubungan kita bersamanya ada masalah. Jangan menyakiti pasangan dengan masa lalunya karena dia sudah cukup sakit dengan kesalahan yang dia buat.


TAGS   Bagaimana Memaafkan Masa Lalu Pasangan /