Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Moms, tak perlu merasa berdosa berkarir di luar rumah!

15 Sep 2014 - 15:38 WIB

Picture taken from www.sheknows.com

Picture taken from www.sheknows.com

Sebagai seorang perempuan yang normal, saat sudah berumah tangga dan memiliki anak siapa sih yang tidak ingin menemani anak di rumah, full time Mom memang menyenangkan karena bisa mengawasi perkembangan anak dari detik ke detik. Akan tetapi, bagi kita yang tidak mampu menjadi full time Mom di rumah karena harus berkarir from 9 - 5, Monday - Friday apa iya harus berdosa secara terus menerus?

Memang banyak jenis pekerjaan yang tidak memaksa kita keluar rumah, akan tetapi kita tidak bisa memungkiri banyak sekali faktor yang sulit dijelaskan dan setiap individu pastinya berbeda sehingga kita terpaksa harus memilih bekerja di luar dengan berbagai rutinitasnya.

Stop merasa berdosa hanya karena kita sebagai seorang ibu rumah tangga harus bekerja di luar rumah, karena saya yakin anak-anak kita dan juga suami mengerti dan faham betul kenapa kita mengambil keputusan untuk berkarir apalagi jika alasan bekerja bukan hanya untuk aktualisasi diri melainkan membantu perekonomian keluarga.

Menjadi seorang wanita karir sekaligus ibu rumah tangga artinya harus bisa menerima kosekuensi, bangun lebih pagi karena harus mengurus anak dan Suami sebelum berangkat ke kantor dan tidur lebih larut karena sepulangnya harus melakukan hal yang sama, apalagi jika kita tidak memiliki assistant rumah tangga. Meski demikian, kita harus faham jika waktu yang tersisa itu adalah waktu yang sangat berharga yang harus benar-benar kita manfaatkan dengan keluarga tersayang.

Ajak suami menghabiskan waktu bersama di rumah menemani si Kecil bermain, menonton TV/Video juga belajarnya agar kebersamaan itu selalu ada, selagi di rumah sebisa mungkin waktu bersama si Kecil dan Suami tercinta jangan diselingi dengan pekerjaan seperti menerima telephone atau pekerjaan administrasi lainnya. Kalau pun kita mau mengerjakan PR dari kantor kerjakan saat mereka sudah tidur atau sedang tidak membutuhkan kita. Di rumah si Kecil dan Suami menjadi boss yang harus kita dahulukan kepentingannya.

Membangun komunikasi dua arah antara kita, sebagai seorang Ibu dengan anak dan juga sebagai Istri untuk Suami bukan perkara mudah meski pun juga bukan perkara yang sulit jika kita bisa mendapatkan pemahaman tentang apa yang si Kecil dan Suami inginkan.

Sering-seringlah mengajak Si Kecil dan Suami ngobrol di mulai dari hal-hal kecil, secara langsung atau pun tidak tunjukkan sikap bahwa mereka adalah hal terpenting dalam kehidupan kita sehingga ada saat kita yang sedang sibuk dan harus lembur mereka tidak protes.

Mengenalkan si Kecil dan Suami dengan rekan kolega atau lingkungan kerja dengan sekali-kali mengajak mereka ke acara kantor yang memperbolehkan kita mengajak mereka juga akan membangun rasa pengertian dan juga pemahanan tentang apa yang kita kerjakan pada mereka.

Posisi si Kecil dan juga suami yang memahami pekerjaan dan kesibukan kita dapat mengurangi rasa berdosa karena kita harus bekerja di luar rumah, meski pun ada saatnya kita memang harus mulai mencari-cari cara agar tidak perlu keluar rumah untuk membantu perekonomian keluarga.


TAGS   Siasati Kesibukan dengan Suami / Siasati waktu dengan si Kecil / Tips buat wanita karir dan ibu rumah tangga /