Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Rejeki itu tak hanya berasal dari satu sumber

13 Dec 2014 - 15:00 WIB

networking

Rejeki itu tak hanya berasal dari 1 sumber - Akhir-akhir ini saya sering sekali mendengar cerita bagaimana teman, saudara, keluarga atau mungkin secara tak sadar saya sendiri begitu khawatir dengan sumber penghasilan yang tak ada peningkatan padahal kebutuhan semain meningkat, apalagi dengan adanya kenaikan BBM.

Sekali lagi, saya tidak mau sombong kalau kenaikan BBM tidak memberikan pengaruh akan tetapi saya tidak mau berkelu kesah. Mencari sumber pendapatan tambahan yang halal adalah salah satu cara untuk mengatasinya.

Dan ini adalah satu cerita, dari seorang saudara, teman, keluarga yang dengan jengkel mengatakan kalau salah seorang kenalan, teman baik telah mengambil hak-nya, merampas haknya sehingga dia merasa dirugikan. Saya pribadi pernah merasakan hal ini, akan tetapi ada hal yang membuat saya sadar bahwasannya “sumber rejeki” itu tak hanya berasal dari sana. Jikalau, satu sumber rejeki kita ada yang ditutup oleh seorang yang tidak faham bahwasannya jika itu bukan haknya pastilah tidak akan berkah maka kita bisa menimbah rejeki dari sumber lainnya.

ALLAH SWT menciptakan alam semesta ini, ilmu pengetahuan, technology dan lain sebagainya dengan adanya ini apakah kita tidak bisa mengambil atau menggali sumber rejeki? Hanya butuh satu keberanian, kreatifitas dan kegigihan untuk mendulang rejeki-NYA dan tentu saja kita harus meminta ijin-NYA.

ALLAH SWT itu maha kaya, tidak perlu lagi kita berkeluh kesah dengan segelintir, dua gelintir atau bahkan puluhan gelintir orang yang hobby memakan hak kita, mengambil keuntungan dari kira karena kita harus yakin bahwasannya keberuntungan kita itu lebih besar dari keuntungan yang dia ambil! Bisa jadi, dia hanya sekali, dua kali ini saja kok meraih keuntungan dari kita akan tetapi kita? Keberuntungan kita datang dari mana-mana. Tak hanya datang dari satu sumber itu.

Bersyukur kepada ALLAW SWT untuk apa yang sudah kita dapat akan menambah keberuntungan dalam kehidupan kita. Keberuntungan tak hanya berupa uang, akan tetapi suami yang sayang, perhatian, setia juga keberuntungan. Ditambah lagi memiliki anak-anak yang sehat, berbakti juga keluarga besar yang menyayangi kita karena mereka semua adalah harta yang paling berharga.

Jadi, jangan khawatir atau pun terlalu sebal dengan orang-orang yang mengambil hak kita, keuntungan dari kita. Saatnya belajar ikhlas dan lebih bersyukur karena rejeki itu tak hanya berasal dari satu sumber dan keberuntungan kita terus bertambah di setiap keihklasan dan rasa syukur yang kita rasakan, insyaallah.


TAGS   Sumber Rejeki Halal / Menambah Keberuntungan / Bagaimana Mendapatkan Keberuntungan /