Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

Prilaku kriminal dalam kantor

28 Jan 2015 - 13:38 WIB

Baru- baru ini pastinya kita sering mendengar berita mengenai tingginya tingkat kriminal yang terjadi akibat dari buruknya keadaan ekonomi seseorang lewat media elektronik, tak hanya media elektronik akan tetapi kita juga bisa menemukan di media cetak dan hal ini seakan membuat kita berpikir bahwasannya dunia ini sudah tak lagi menjadi hunian yang aman.

Yang semakin membuat kita harus lebih waspadah ternyata prilaku kriminal tak hanya bisa terjadi di jalanan atau tempat umum lainnya, melainkan juga bisa terjadi di tempat kerja! Seperti apakah prilaku kriminal yang ada di tempat kerja? Yuk, kita kenali prilaku kriminal di tempat kerja agar kita lebih waspada!

Gaji dibawah standard minimum

Anda menemukan perusahaan yang menggai Anda di bawah upah minimum yang berlaku di area Anda? ini merupakan salah satu prilaku kriminal pengusaha terhadap karyawan. Solusinya, Anda melapor pada disnaker atau jika malas melapor cari saja tempat kerja baru yang tidak menggaji Anda di bawah upah minimum yang berlaku saat itu.

Jam kerja melebihi batas

Jika kita bekerja melebih jam kerja yang idealnya sehari 8 jam termasuk waktu istirahat tanpa ada uang lembur, artinya Anda sedang menjadi korban prilaku kriminal dalam perusahaan tempat Anda bekerja. Tanyakan kepada HRD masalah ini, jika tidak jangan mau bekerja melebihi jam kerja Anda.

Tidak ada bonus

Meman tidak semua perusahaan memberikan bonus kepada karyawannya, karena bonus sifatnya “upah” yang dibayarkan di luar uang lembur dan merupakan bentuk apresiasi dan atau penghargaan atas sebuah prestasi, sebuah tunjangan/hadiah yang harus dibayarkan karena ketentuan yang berlaku seperti THR, bonus untuk sales dan lain sebagainya.

Jika Anda tidak mendapatkannya, ini indikasi adanya prilaku kriminal dari management perushaan tempat Anda bekerja.

Penjegalan sesama rekan kerja

Prilaku kriminal tidak hanya dilakukan oleh perusahaan terhadap karyawannya akan tetapi bisa juga terjadi antar karyawan, sebagai contoh untuk sebuah promosi seorang rekan kerja rela memalsukan data, menfitna rekan kerjanya sehingga di PHK dan dia yang dipromosikan menduduki posisi itu ataupun sekedar untuk pujian.

Bisa juga dalam sebuah team sales and marketing, salah satu anggota team menyerobot client dari anggota lainnya.

Jelas prilaku kriminal seperti ini menimulkan ketidak nyamanan dalam menyelesaikan pekarjaan tak hanya masalah pekerjaan, hal ini juga menimbulkan rasa tidak nyaman antar personalnya.

Bolos kerja, korupsi waktu dan makan gaji buta

Prilaku kriminal juga bisa dilakukan oleh karyawan terhadap perusahaan. Prilaku kriminal itu sebagai contohnya adalah sering bolos kerja dan tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan SOP.

Contoh prilaku kriminal tersebut di atas memang tidak dapat dihindari dalam dunia kerja, yang bisa kita lakukan adalah selalu berhati-hati dan lebih teliti. Ingatlah, prilaku kriminal apapun itu akan ada kosekuensinya tidak peduli apakah itu ringan atau pun berat. Dan hal tersebut jangan membuat kita takut, yang penting kita lebih selektif berhati-hati dan tidak mudah percaya.

Good luck!


TAGS   Prilaku kriminal dalam kantor / Prilaku kriminal / Tips sukses dalam karir / undang-undang tentang UMK / UMK / Pemberian Bonus Kerja /