Curhat tanpa cengeng, Menulis tanpa batas....

  • Cerita Fiksi /
    5 Nov 2013

    Cerita ABG Panas

    Cerita ABG - Tania adalah seorang gadis belia yang sangat menarik, namun tak memimiliki banyak teman dan cenderung pendiam akan tetapi hal ini yang semakin banyak menarik perhatian para kaum Adam diusianya. Banyak teman-teman lawan jenis yang naksir berat kepadanya namun dia tetap adem ayem saja karena dia ingin fokus pada pelajarannya. Dan hal ini semakin membuat banyak lawan jenis yang penasaran dengan sikapnya yang tetap ramah tetapi tak memberi harapan. Namun, sebagai ABG Tania juga mengalami yang namanya naksir kepada lawan jenis dan tidak tanggung-tanggung yang ditaksir Tania adalah guru fisika yang terkenal killer namun rupawan itu. Guru fisika rupawan yang sudah berusia 31 tahun itu memang masih melajang dan tentu saja Tania selalu berusaha menarik perhatian si Pak guru dengan ba
  • Blogging / Cerita Fiksi / Cewek Cerdas / Curhat / Opini / Suka-Suka / True Story /
    5 Sep 2013

    Apakah Cinta itu Beresiko?

    Artikel saya kali ini saya awali dengan pertanyaan “apakah cinta itu beresiko?” saya melemparkan pertanyaan ini sebagai opini dari pengalaman pribadi saya. Pengalaman pribadi tentu saja bukan berarti pengalaman itu saya alami sendiri, akan tetapi bisa jadi dari teman, tetangga atau salah satu anggota keluarga saya. Jika kembali ke pertanyaan saya, saya harus mengerti juga bahwasannya segala sesuatu di dunia ini mengandung resiko. Jika demikian berarti cinta itu mengandung resiko. Ada yang bilang kalau berani jatuh cinta ya harus berani patah hati, mungkin memang benar adanya kalau tidak mau patah hati ya jangan coba-coba jatuh cinta. Akan tetapi, pernyataan ini sebenarnya tidak-lah simple ada makna yang dalam. Saya menyimpulkan, jika seseorang jatuh cinta artinya dia juga m
  • Cerita Fiksi /
    4 Sep 2011

    Sahabat di hatiku (3)

    Sepasang tangan kekar membelaiku dengan lembut, membangunkanku dari tidur dan dengan susah payah aku buka mataku saat bertemu dengan bias cahaya mentari yang menerobos masuk ke dalam kamarku melalui kisi-kisi kecil jendela yang masih tertutup. Satu kecupan lembut mendarat lagi di keningku saat dia tahu aku mulai membuka mata, pandanganku mulai jelas dan aku mulai bisa melihat dengan jelas wajahnya dan aku bisa merasakan tangan kekarnya itu melindungiku, iya,,,aku merasa aman ada bersamanya dan aku tidak akan membuat alasan apapun untuk tak menghiraukan segala perhatiannya padaku. Dia yang selama ini membangunkanku dari khayalan kosong akan dongeng cerita cinta di mana sepasang kekasih yang saling mencintai akan bersatu dalam satu ikatan pernikahan, padahal itu hanya impianku. Tangan kek
  • Cerita Fiksi /
    2 Sep 2011

    Sahabat di hatiku (2)

    Sahabatku, kemarin aku sudah berjanji untuk tidak menitikkan air mataku untukmu lagi tapi…kenapa gambarmu muncul kembali di dinding kamarku? Kenapa? Siapa yang berani memasangnya di sana? Dan ini membuat tangisku tumpah karena cincin yang melingkar di jari manisku ini bukan darimu. Dinding kamar ini serasa menyempit dan menghimpit, aku serasa terlempar ke lorong waktu di mana langkah-langkah kaki kita bergerak bersama menyusuri pasir putih pantai Kuta. Entah kenapa, tiba-tiba saja kau mengambil tanganku dan menggemnya erat seakan kau tak ingin melepaskannya. Kamu tahu? saat itu aku merasa di pantai itu hanya ada kita berdua, serasa sepi dan hening, langit serasa sejengkal di atas kepala, kaki serasa mengambang di atas pasir. Tak ada kata yang sempat keluar dari bibirku, hanya saja
  • Cerita Fiksi /
    30 Aug 2011

    Sahabat di hatiku..

    Menatap gambarmu yang tersenyum bahagia, aku cemburu! Menanggapi kata-kata manisku, memancingnya untuk kembali padaku dengan nada yang sangat datar, ya…kau begitu dewasa dan mampu mengendalikan emosimu, aku cemburu. Kamu, dulu yang pernah mengatakan cinta padaku namun tak kusambut untuk terus bertumbuh di hatiku padahal rasa itu sebenarnya sama bertumbuh subur di hatiku hanya karena atas nama persahabatan aku berusaha mematikn rasa itu. Namun, status itu…status itu seharusnya yang bersanding dengan namamu adalah namaku, aku cemburu cukup kau tahu itu. Seharusnya aku menyampaikan rasa ini jauh sebelumnya agar kau tahu, bahwa aku juga menyimpan rasa yang sama setidaknya hal ini kita rasakan saat kita berada di bawah payung yang sama di bawah hujan, bergenggaman tangan karena k